Galamai Karucuk merupakan salah satu makanan dengan bahan dasar tepung beras ketan, gula aren dan santan yang berasal dari daerah Sumatera Barat. Beberapa masyarakat di Sumatera Barat pun menyebut Galamai ini dengan nama Kalamai. Salah satu yang menarik dari kuliner ini adalah wadah sajiannya menggunakan “karucuk” yakni pelepah bambu yang dibersihkan dan dikerucutkan menyerupai cerocok. Material ini banyak ditemukan di sekitar Nagari Guguak, selain organik dan tidak berpotensi polusi, material ini juga tidak lengket pada galamai.
Workshop Studio Pangan Lokal – Galamai Karucuk
Oleh Elmiko dan Kelompok Tujueh Sapilin
Rabu, 30 Juli 2025
13.00 WIB
Sekretarian Pokdarwis Tujueh Sapilin, Guguak, Solok
Workshop ini merupakan bagian dari Presentasi Publik Novi Elmiko dalam rangkaian Lokakarya Daur Subur XI. Elmiko aktif berkegiatan bersama komunitas Kubak dan Komunitas Tujuah Sapilin, di kampungnya, di Nagari Koto Gadang Guguak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Selama Lokakarya Miko menunjukan ketertarikannya pada praktik tradisi gastronomi lokal. Selama lokakarya, selain mengikuti kelas, Miko bersama fasilitator memetakan potensi dan modal sosial di lingkungannya untuk diteruskan menjadi rancangan project berkelanjutan. Miko memetakan sejumlah praktik kuliner di Nagari Guguak, salah satunya yang ingin fokuskan dalam project ini, yakni: Galamai Karucuk.
Para proses ini Miko mengumpulkan beragam informasi terkait tradisi kuliner ini. Temuan Miko terkait proyek ini dipresentasikan dalam bentuk workshop pembuatan galamai bersama kelompok ibu-ibu Tujueh Sapilin, Nagari Koto Gadang Guguak, dan pameran yang menyajikan narasi terkait proyek ini baik dalam bentuk teks dan video.
–
Lokakarya Daur Subur XI merupakan pengembangan dari platform Daur Subur yang digagas oleh Komunitas Gubuak Kopi sejak tahun 2017. Platform ini berfokus pada studi perkembangan kebudayaan pertanian di Solok dan Sumatera Barat secara umum. Tahun ini Daur Subur secara spesifik mengusung agenda penguatan aktor-aktor kebudayaan pertanian di Solok. Kegiatan ini didukung oleh Program ini didukung oleh Kementerian Kebudayaan dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui Platform Indonesiana, kategori Dukungan Institusional dan bagian dari Tenggara Festival 2025
–
Mampir ke halaman: Daur Subur XI