Pameran: Perihal Desain Lanskap ini menghadirkan catatan riset dan sketsa desain lanskap “Pusako Tinggi” yang dibuat oleh Dika Adrian sebagai bagian dari Lokakarya Daur Subur XI. Dika Adrian atau biasa disapa Badik adalah salah seorang partisipan Lokakarya Daursubur. Ia aktif berkegiatan selaku seniman yang memproduksi karya-karya visual baik itu di dinding maupun kanvas. Term “street art” sangat akrab dengan praktik artistik Badik. Belakangan Badik memiliki ketertarikan dalam isu-isu pertanian. Khususnya merespon persoalan pertanian di Solok, yang terjebak dalam model pertanian monokultur dan ketergantungan pada penggunaan pupuk kimia.
Sebagai seniman “street art”, Badik melihat perlunya praktik pertanian berkesadaran dan mandiri dan tidak tergantung pada pupuk kimia, yang diproduksi oleh industri yang terpusat di kota-kota besar. Gagasan ini juga muncul dari materi lokakarya mengenai praktik permakultur yang dipantik oleh Gibran. Praktik ini mengutamakan metode pertanian terintegrasi, tumpang sari, dan memaksimalkan keadaan lanskap lahan.
Dalam risetnya, Badik mendalami kemungkinan-kemungkinan desain lanskap yang mengadopsi pengetahuan pengelolaan lahan tradisional masyarakat Minangkabau dan prinsip-prinsip permakultur. Proyek ini dipresentasikan dalam bentuk pameran yang menghadirkan sejumlah catatan dan desain lanskap lahan warga.
Jangan lewatkan!
1-10 Agustus 2025
10.00 – 21.00 WIB
Rumah Tamera & Galeri 88 Kota Solok
–
Lokakarya Daur Subur XI merupakan pengembangan dari platform Daur Subur yang digagas oleh Komunitas Gubuak Kopi sejak tahun 2017. Platform ini berfokus pada studi perkembangan kebudayaan pertanian di Solok dan Sumatera Barat secara umum. Tahun ini Daur Subur secara spesifik mengusung agenda penguatan aktor-aktor kebudayaan pertanian di Solok. Kegiatan ini didukung oleh Program ini didukung oleh Kementerian Kebudayaan dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui Platform Indonesiana, kategori Dukungan Institusional dan bagian dari Tenggara Festival 2025
–
Mampir ke halaman: Daur Subur XI