Tembak-tembak di Batang Aia

Sepulang sekolah Edo dan Teguh mempersiapkan alat pancing yang biasa ia sebut “tembak-tembak”. Alat ini merupakan salah satu dari beragam jenis penangkap ikan yang biasa dipakai oleh warga. “Tembak-tembak” bukanlah alat rutin untuk menangkap ikan, tapi biasa dipakai petani sepulang ke sawah sambil membersihkan badan, atau anak-anak sepulang sekolah sambil bermain di sungai. Alat penembak ini berbobot ringan dan mudah dibawa kemana-mana, terbuat dari kayu dan pelontar besi. Didesain menyerupai senapan, dapat dibawa dengan cara disandang atau diselipkan pada pinggang.

Vlog by Zekalver
Padang Sibusuk, 9 Januari 2018

Vlog ini bagian dari edisi khusus lokakarya Daur Subur di Padang Sibusuk, oleh Gubuak Kopi dan PKAN.

Kata Kunci Lainnya
  • All
  • Bakajang
  • Bakureh Project
  • Banjir Solok
  • Cupak
  • DIY Culture
  • Daur Subur
  • Gantuang Ciri
  • Gotong Royong
  • Guguak
  • Gunuang Malintang
  • Indang Solok
  • Jalan Pandan
  • Kabut Asap
  • Kampung Jawa
  • Kebudayaan Pertanian
  • Kesenian Rakyat
  • Kolektif
  • Kuliner
  • Kultur Daur Subur
  • Lingkungan Hidup
  • Literasi Media
  • Local Genius
  • Malalo
  • Marapulai Bapakaian
  • Muaro Paneh
  • Pandemi
  • Pariwisata
  • Pasar Raya
  • Pasar Ternak
  • Pelestarian Tradisi
  • Permainan Rakyat
  • Singkarak
  • Slow Living
  • Solok
  • Teknologi
  • Tikalak
  • Tradisi
  • Tradisi Pernikahan
  • Vlog Kampuang
  • bakaua