Trekking edukasi ke ‘hutan ilmu’ bersama Dyah Novita Rini (Pokdarwis Tangaya). Pada kesempatan ini Dyah akan mengajak kita menelusuri dan mengenai tanaman serta wilayah konservasi di Hutan Saniangbaka. Dyah adalah salah seorang peserta Lokakarya Daur Subur XI dari Nagari Saniangbaka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Ia aktif berkegiatan bersama kelompok sadar wisata Tangaya. Kelompok ini memiliki ketertarikan pada ide-ide konservasi hutan dan mata air di desanya. Selama lokakarya menunjukan ketertarikannya pada ide-ide konservasi dengan mengedepankan literasi dan pemetaan sumber daya yang tersedia di hutan tersebut.
Jangan lewatkan!
Sabtu, 2 Agustus 2025
10.00 WIB
Pokdarwis Tangaya – Saniangbaka, Solok
–
Lokakarya Daur Subur XI merupakan pengembangan dari platform Daur Subur yang digagas oleh Komunitas Gubuak Kopi sejak tahun 2017. Platform ini berfokus pada studi perkembangan kebudayaan pertanian di Solok dan Sumatera Barat secara umum. Tahun ini Daur Subur secara spesifik mengusung agenda penguatan aktor-aktor kebudayaan pertanian di Solok. Kegiatan ini didukung oleh Program ini didukung oleh Kementerian Kebudayaan dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui Platform Indonesiana, kategori Dukungan Institusional dan bagian dari Tenggara Festival 2025
–
Mampir ke halaman: Daur Subur XI