Panel II – Berbenah menuju pertanian sehat.
Sesi ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai situasi terkini pertanian di Solok. Baik itu keterkaitannya dengan dampak warisan pertanian kolonial, proyek swasembada pangan, skema industri yang cepat, masif, dan monokultur. Serta kemungkinan-kemungkinan yang dapat ditempuh baik dalam skala komunitas maupun kebijakan menuju pertanian sehat yang berkelanjutan.
Panelis: Wahyu Nusa Lubis (Bukit Gompong Sejahtera, Solok) dan Akmal Yusmar (Asosiasi Kopi Minang, Bukittinggi). Moderator: Rizki RN (Pemerhati Kopi, Solok)
Jumat, 8 Agustus 2025
1 6.00 – 17.30 WIB
RN Coffee Shop, Kota Solok
Simposium Daur Subur adalah ruang pertukaran wacana antar aktor kebudayaan dan inisiatif/gerakan pertanian, dalam merespon pentingnya kesadaran akan produksi pertanian dan pangan sehat yang berkelanjutan di Solok dan di Sumatera Barat secara umum. Ruang ini juga mengajak kita merefleksi ulang produksi narasi dan proses berbagi peran dalam mewujudkan imajinasi kolektif, Solok sebagai salah satu hub kebudayaan pertanian.
Simposium Daur Subur diinisiasi oleh Komunitas Gubuak Kopi dalam rangkaian proyek Daur Subur XI dan menjadi bagian dari Tenggara Festival 2025. Program Simposium ini didukung oleh Kementerian Kebudayaan dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui Platform Indonesiana, kategori Dukungan Institusional.
Mampir ke halaman: Daur Subur XI



